Feeds:
Pos
Komentar

BLOG HANIF019 PINDAH!!!

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Kepada seluruh pengunjung http://www.hanif019.wordpress.com, saya beritahukan bahwa mulai tanggal 20 November 2009, blog hanif019.wordpress.com pindah ke alamat http://www.kanghanif.blogspot.com atau http://www.kanghanif.co.cc

Ada beberapa artikel atau file yang sengaja saya pindahkan ke blog baru saya. Saya mohon maaf jika hal ini membuat Anda kecewa dan sebagainya. Dengan konsep baru, wajah baru, dan tag baru: KangHanif::Berusaha Lebih Hebat semoga blog saya yang beru ini lebih hebat dan bermanfaat bai semuanya.

Alhamdulillah, Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Lama sekali saya tidak meng-update blog saya ini. Pengunjungnya sih lumayan, paling tidak 100 orang perhari, tapi kebanyakan cuma download murottalnya Thoha Al-Junayd –waffaquhullah-. Padahal, yang saya inginkan dengan blog ini adalah agar tulisan saya dibaca (memangnya ada tulisan kamu? Kan mayoritasnya hasil CP). Setidaknya yang tulisan saya dibaca, begitu. Tapi, dasar saya yang malas menulis sendiri dan juga update blog, al-jazaa’ min jinsil ‘amal, balasan itu sesuai amal seseorang.

Setelah saya merenungi diri saya yang demikian ini, yang tak seaktif dulu (untuk urusan ngeblog), jarang menelurkan tulisan pribadi, dan segudang prestasi buruk yang selama ini saya sandang, ternyata ketemu masalahnya, malas untuk aktif alias pasif.

Malas, penyakit kronis yang memang saya rasakan belakangan ini. Tapi, ketika saya membaca tulisan beberapa kawan di blog mereka, kok mereka bisa begitu enteng dan ringan menulis. Parahnya, tulisan mereka itu bagus dan inspiratif. Lha, saya? Duh, jauh dari kesan seorang penulis (memang bukan penulis, kok! Blogger, tepatnya). Lanjut Baca »

Bulan Ramadhan kian mendekat, bulan yang dirindukan setiap insan beriman. Bulan penuh rahmat dan ampunan, bulan perubahan dan bulan peningkatan iman. Ber-Ramadhan tak hanya butuh semangat, tapi lebih dari itu semua, ber-Ramadhan butuh ilmu yang akan membuat Ramadhan yang kan kita jalani lebih bermakna dan bernilai lebih. Di bawah ini adalah kumpulan artikel tentang Ramadhan dan Syawwal yang sangat pantas kita baca dan kita ilmui bersama, agar Ramadhan kita lebih hidup dan lebih bermakna, Insya Allah

Artikel Seputar Puasa di Bulan Ramadhan :

Menjelang Bulan Ramadhan
Doa Menyongsong Bulan Ramadhan
Ramadhan yang Kurindukan
Penentuan Awal Bulan Hijriyah
Meneropong Ilmu Hisab


Lanjut Baca »

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Ta’ala, karena Muhadharah bersama para Ulama Sunnah dengan tema “Jalan Keluar dari Problematika Hidup adalah Kembali kepada Allah Ta’ala dan Rasul-Nya, dengan bimbingan para Ulama” telah selesai dilaksanakan tanpa ada halangan berarti.

Ucapan terimakasih juga panitia haturkan kepada seluruh pihak yang telah berperan serta mensukseskan acara tersebut.

Berikut ini adalah link download dauroh. Silakan didownload.
Lanjut Baca »

MAAF….

ISI ARTIKEL INI SUDAH SAYA PINDAHKAN KE BLOG BARU SAYA. SILAHKAN KUNJUNGI DI WWW.KANGHANIF.CO.CC

JAZAKUMULLAHU KHAIRAN KATSIIRAA

Sebuah rumah sederhana, berdinding bata, beratapkan genteng tanah liat, berpintukan kayu pohon nangka, dan memiliki halaman hijau nan asri, nampaknya bukan sebuah impian muluk bagiku dan bagi ibuku. Sebuah rumah, yang bisa kami gunakan untuk berteduh dari teriknya panas matahari dan derasnya hujan. Sebuah rumah yang bisa kami gunakan sebagai tempat berbagi hati dan rasa, aku dan ibuku. Tak heran jika ibuku selalu berkata kepadaku, “Per, kapan ya awake dheweki dhuwe omah dhewe? Ra ketung cilik, tapi ayem, tentrem nang omahe dhewe…” (Per, kapan ya kita punya rumah sendiri. Meskipun cuma kecil, tapi nyaman dan tentram di rumah sendiri…”

Aku sering menangis dalam hati mendengar harapan ibuku itu, yang entah telah berapa banyak beliau utarakan maksud hatinya itu padaku. Bukan sebuah rengekan yang menyebalkan, aku kira. Sudah pantas dan aku rasa itu wajar. Aku dan ibuku memang tak punya rumah sendiri. Setelah kakekku (dari pihak ibu) meninggal, ibuku tak memperoleh bagian warisan kecuali hanya sepetak sawah kecil yang pengelolaannya pun dipegang oleh paklik dan pakdhe-ku. Itu pun masih digilir pengolahannya.

Ibuku, motivator terbesar dalam hidupku. Bayangkan, dalam usiaku yang masih kecil, waktu itu mungkin kelas 4 SD, ia telah merantau ke Malaysia (Alhamdulillah nggak kenapa-kenapa, meski juga menyimpan banyak pcerita duka di sana) sebagai buruh pabrik kayu di negeri orang itu. Untuk apa? Untuk menyekolahkan aku, harapnya. Ia tak ingin aku menjadi sepertinya. Ia ingin aku jadi anak yang pintar, yang bisa menghadiahkan baginya rasa bangga dan rasa bahagia memiliki putra seperti aku.

Pulang dari sana, ibuku kembali merantau ke Jogja, bukan sebagai orang berpunya. Tapi, lagi-lagi sebagai seorang buruh, pembantu rumah tangga dari sanak saudara ibuku juga. Menjadi pembantu di keluarga budheku selama 6 tahun dan mampu menyekolahkan aku hingga SMA. Sebuah perjuangan seorang ibu yang luar biasa, setelah ayahku (semoga Allah mengampuni dan menunjukinya ke jalan hidayah) meninggalkankan aku dan ibuku dengan begitu saja saat umurku masih 3 tahunan. Dan di sana pun ibuku masih berharap, suatu saat ia tak lagi ikut orang. Ia capek, bosan, dan suntuk. Ia ingin istirahat, apalagi badannya yang mulai melemah dengan seiring bertambahnya usia. Ia ingin punya sebuah rumah, meskipun kecil, tapi hatinya tenang, hidup di rumah sendiri bersama anaknya semata wayang ini, bisa beristirahat, bekerja semampunya sesuai yang Allah mudahkan baginya.

Lanjut Baca »


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله
وبعد


DAURAH ILMIAH AHLUS SUNNAH BERSAMA MASYAYIKH
TAHUN 1430 – 2009

Alhamdulillah, segala pujian yang sempurna hanyalah milik Allah semata. Shalawat
dan salam semoga selalu terlimpah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi
wassallam, keluarga, sahabat beliau dan orang-orang yang mengikuti beliau
hingga akhir masa.


Pada tahun 1430 H ini, insya Allah akan kembali diselenggarakan
daurah ilmiah bersama para masyayikh Ahlus Sunnah dari Timur Tengah.

Daurah yang kelima ini insya Allah akan menghadirkan
beliau, hafizhahumullahu jami’an :

1. Asy-Syaikh Dr. ‘Abdullah bin ‘Abdurrahim Al-Bukhari (Saudi Arabia)
2. Asy-Syaikh ‘Abdullah ibn Shalfiq Azh-Dzufairi (Saudi Arabia)
3. Asy-Syaikh ‘Ali ibn Yahya Al-Haddadi (Saudi Arabia)
4. Asy-Syaikh Khalid ibn Dhahwi Azh-Zhafiri (Kuwait)

Lanjut Baca »

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.