Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Fatwa’ Category

Alhamdulillah, pada tanggal 4 Mei 2009 yang lalu telah diadakan kajian bersama Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawi yang membahasa Kaidah-Kaidah Syar’iyyah dalam Menghadapi fitnah dan alhamdulillah berlangsung lancar (hiks, ana datangnya telat. Datang-datang pas selesai…. yaa miskiin….)
Tapi, alhamdulillah masih ada rekaman kajiannya. Berikut ini ana seratakan link downloadnya…. Semoga bermanfaat, Selamat mendownload….

(lebih…)

Read Full Post »

Fatwa Pertama: PADA UMUR BERAPA ANAK DIBAWA KE MASJID?

S: Seseorang dari Negeri Sudan bertanya: Apakah boleh seseorang pergi ke masjid bersama anak-anaknya yang masih kecil yang berumur belum sampai 4 tahun?

(lebih…)

Read Full Post »

Bismillah wal hamdulillah Fitrah manusia itu pada dasarnya bersih. Dan orang yang masih bersih fitrahnya, akan mudah menerima kebenaran yang memang kebenaran; Al-Quran dan Hadits Rasulullah yang dipahami oleh generasi salafush shalih. Karena memang itulah yang diperintahkan kepada kita semua; tunduk kepada kebenaran…

(lebih…)

Read Full Post »

Assalamu’alaikum

5 tahun itu sebentar ya?! Kayaknya baru kemaren PEMILU, eh, sekarang dah mau pemilu lagi, pesta demokrasi, kata orang. Majalah Asy-Syariah edisi terbaru juga seolah tak ingin melewatkan ‘momentum besar bagi bangsa ini’ dengan menyuguhkan kepada para pembaca beragam artikel menarik seputar pemilu, demokrasi, dan partai politik ‘bernuansa islami’. Bagi Anda pecinta bangsa Indonesia, yang nasionalis, tentu akan senang jika bangsanya makmur dan sejahtera, juga terciptanya keadilan serta tegaknya kebenaran. Anda yang nasionalis, tentu akan sangat sayang akan kebahagiaan Indonesia. Begitu pun saya, walaupun saya nggak mau dikatakan ‘nasionalis’ dalam arti sempit.

Jika Anda menjawab, “Iya, saya cinta Indonesia”, tentu Anda akan memberikan yang terbaik buat Indonesia, bukan? Nah, coba Anda baca artikel-artikel berikut ini. Terlebih bagi Anda yang ‘sudah terlanjur’ bergabung dengan sebuah organisasi bernama partai politik, apalagi yang disertakan di belakangnya, partai dakwah Islam. Silahkan simak, demi Indonesia yang lebih baik!

(lebih…)

Read Full Post »

Meminta jabatan atau mencalonkan diri dalam etika politik merupakan hal lumrah. Padahal Islam melarang keras perbuatan yang berakar dari budaya Barat ini. Hadits berikut memberikan penjelasan secara gamblang bagaimana sesungguhnya Islam memandang sebuah jabatan yang telah menjadi simbol status sosial ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menasehatkan kepada Abdurrahman bin Samurah radliallahu ‘anhu:

(( يَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ بن سَمُرَة , لاَ تَسْأَلُ الإِمَارَةَ. فَإِنَّكَ إِنْ أُعْطِيْتَهَا عَنْ غَيْرِ مَسْأَلَةٍ أُعِنْتَ عَلَيْهَا وَ إِنْ أُعْطِيْتَهَا عَنْ مَسْأَلَةٍ وُكِلْتَ إِلَيْهَا))
“Wahai Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau meminta kepemimpinan. Karena jika engkau diberi tanpa memintanya, niscaya engkau akan ditolong (oleh Allah dengan diberi taufik kepada kebenaran). Namun jika diserahkan kepadamu karena permintaanmu, niscaya akan dibebankan kepadamu (tidak akan ditolong).”

(lebih…)

Read Full Post »

Bismillah…

Wuiih…. capeknya. Baru pulang dari Tegal. Tapi alhamdulillah sampai ke Jogja lagi dengan selamat.

Apa kabar ikhwan semua? Semoga baik-baik aja nih ya? Udah lama nih ana nggak ng-update blog ini?

Begitu selesai istrahat dari perjalanan panjang, ana buka milis an-nashihah. Ada pertanyaan dari seorang saudara kita tentang PAKET BACAAN SHOLAT. Penasaran, apa sih maksudnya/ Buruan aja deh mbaca jawaban Ustadz Dzulqarnain -hafizhahullah-.

(lebih…)

Read Full Post »

Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz Alu Asy-Syaikh (Mufti Saudi Arabia)

Bahwa pada kisah Nabi Musa Alaihissalaam dengan Fir’aun terdapat banyak pelajaran yang ajaib, yang menjelaskan kepada setiap penyeru ke jalan Allah, bahwa bagaimanapun kejahatan dilancarkan tipu daya dan persekongkolannya dan bagaimanapun berkuasanya kejahatan, seorang muslim tetap mengupayakan dakwah ke jalan Allah dengan penuh keyakinan dan harapan bahwa Allah akan membela agama-Nya dan menampakkan kalimat-Nya. Dan bagaimanapun dahsyatnya kejahatan sesungguhnya yang demikian itu tidak membuat surut seorang muslim dari jalan kebenaran dan berdakwah ke jalan-Nya.

Dan pada kisah ini juga terdapat penghibur bagi seorang mu’min bahwa Allah akan memenangkan agama-Nya dan menampakkan kalimat-Nya dan bahwa pada yang demikian ini benar-benar terdapat peringatan kepada pihak-pihak yang berlarut-larut di dalam kesesatan mereka dan kesewenang-wenangan mereka, hendaknya segera mereka sadar sebelum tidak ada lagi kesempatan. Dan bahwa siapa saja yang berjalan di atas garis Fir’aun yan terlaknat –yang kufur kepada Allah dan membunuhi para wali-Nya-, maka jalannya adalah jalan Fir’aun. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman tentang Fir’aun:

إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلا فِي الأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ

“Sesungguhnya Fir’aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka.Sesungguhnya Fir’aun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan”. (Qs. Al Qashash: 4)

Dan apabila kita memperhatikan peristiwa yang menimpa saudara-saudara kita seagama di Gaza Palestina dan apa-apa yang menimpa mereka dari pembunuhan, pengusiran, tindak kesewenang-wenangan, permusuhan, penindasan dan kebrutalan yang tidak pernah ada di dalam sejarah, ini adalah peristiwa yang menyakitkan, luka-luka yang memilukan,

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »