Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘hanif019’

Sebuah rumah sederhana, berdinding bata, beratapkan genteng tanah liat, berpintukan kayu pohon nangka, dan memiliki halaman hijau nan asri, nampaknya bukan sebuah impian muluk bagiku dan bagi ibuku. Sebuah rumah, yang bisa kami gunakan untuk berteduh dari teriknya panas matahari dan derasnya hujan. Sebuah rumah yang bisa kami gunakan sebagai tempat berbagi hati dan rasa, aku dan ibuku. Tak heran jika ibuku selalu berkata kepadaku, “Per, kapan ya awake dheweki dhuwe omah dhewe? Ra ketung cilik, tapi ayem, tentrem nang omahe dhewe…” (Per, kapan ya kita punya rumah sendiri. Meskipun cuma kecil, tapi nyaman dan tentram di rumah sendiri…”

Aku sering menangis dalam hati mendengar harapan ibuku itu, yang entah telah berapa banyak beliau utarakan maksud hatinya itu padaku. Bukan sebuah rengekan yang menyebalkan, aku kira. Sudah pantas dan aku rasa itu wajar. Aku dan ibuku memang tak punya rumah sendiri. Setelah kakekku (dari pihak ibu) meninggal, ibuku tak memperoleh bagian warisan kecuali hanya sepetak sawah kecil yang pengelolaannya pun dipegang oleh paklik dan pakdhe-ku. Itu pun masih digilir pengolahannya.

Ibuku, motivator terbesar dalam hidupku. Bayangkan, dalam usiaku yang masih kecil, waktu itu mungkin kelas 4 SD, ia telah merantau ke Malaysia (Alhamdulillah nggak kenapa-kenapa, meski juga menyimpan banyak pcerita duka di sana) sebagai buruh pabrik kayu di negeri orang itu. Untuk apa? Untuk menyekolahkan aku, harapnya. Ia tak ingin aku menjadi sepertinya. Ia ingin aku jadi anak yang pintar, yang bisa menghadiahkan baginya rasa bangga dan rasa bahagia memiliki putra seperti aku.

Pulang dari sana, ibuku kembali merantau ke Jogja, bukan sebagai orang berpunya. Tapi, lagi-lagi sebagai seorang buruh, pembantu rumah tangga dari sanak saudara ibuku juga. Menjadi pembantu di keluarga budheku selama 6 tahun dan mampu menyekolahkan aku hingga SMA. Sebuah perjuangan seorang ibu yang luar biasa, setelah ayahku (semoga Allah mengampuni dan menunjukinya ke jalan hidayah) meninggalkankan aku dan ibuku dengan begitu saja saat umurku masih 3 tahunan. Dan di sana pun ibuku masih berharap, suatu saat ia tak lagi ikut orang. Ia capek, bosan, dan suntuk. Ia ingin istirahat, apalagi badannya yang mulai melemah dengan seiring bertambahnya usia. Ia ingin punya sebuah rumah, meskipun kecil, tapi hatinya tenang, hidup di rumah sendiri bersama anaknya semata wayang ini, bisa beristirahat, bekerja semampunya sesuai yang Allah mudahkan baginya.

(lebih…)

Read Full Post »

Bismillah…

HADIRILAH KAJIAN ISLAM ILMIYYAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH

Insya Allah akan dilaksanakan dauroh sehari dengan tema:

Nasehat atau Ghibah….?
(Perbedaan antara Nasehat dengan Ghibah)

(lebih…)

Read Full Post »

Bismillah…

Inilah kajian spesiala buat pendamba persatuan Islam.
Allah ta’ala berfirman, “Sesungguhnya sesama mukmin itu saling bersaudara…” (Al-Hujurat:10)

HADIRILAH KAJIAN ISLAM ILMIYYAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH

Insya Allah akan dilaksanakan dauroh sehari dengan tema:

Menjalin Ukhuwwah di Atas Manhaj Nubuwwah

(lebih…)

Read Full Post »

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Kawan, pernahkah engkau melihat sekuntum bunga di pojokan sebuah taman kota yang tertata rapi, indah, dan sejuka? Atau, pernahkan engkau melihat sepucuk bunga melati di sebuah taman milik ibumu? Pernahkah engkau mengamati bunga-bunga bermekaran itu? Indah, bukan? Baunya harum, warnanya mempesona siapa saja yang melihatnya, dan sangat menetramkan jiwa…
Tapi, saat bunga-bunga itu layu, coba kau perhatikan mereka. Warnanya tak semenarik dan seindah saat pertama kali kau melihatnya, apalagi baunya, tak semerbak dulu, bahkan menjadi busuk dan menusuk hidung. Pokoknya, bunga itu menjadi bunga paling buruk yang pernah ada, saat dia menjadi layu…

(lebih…)

Read Full Post »

Mungkin sudah banyak murottal anak yang sudah kita miliki dan sering kita dengar seperti Ahmad Saud, Muhammad Thaha al Junayd atau Hasan bin Abdullah al ‘Awwad. Suara khas qari anak-anak melantunkan ayat-ayat Al Qur’an begitu lembut terdengar di telinga sehingga kita bisa mengambil manfaat dari apa yang mereka baca.

Ada satu qari yang bisa Anda dengarkan lantunannya, yaitu Mahmud Hijazi. Agak beda dengan teman-temannya tadi, iramanya terkesan datar saja namun menyayat hati. Apalagi kalau ayat yang dibawakan adalah ayat-ayat yang menceritakan keadaan alam akherat.

Silahkan download filenya gratis di bawah ini:

(lebih…)

Read Full Post »

bundelIlmu tak pernah lapuk dimakan usia. Inilah salah satu hal yang menyemangati redaksi Asy-Syariah untuk menyuguhkan bundel ini ke hadapan Anda. Edisi  ini sesungguhnya merupakan edisi 1 s.d 4 yang terbit di tahun 2003 (awal kali munculnya majalah Asy-Syariah, dulu Syariah). Kemudian dengan berbagai pertimbangan, sekarang menggunakan nama Asy-Syariah dan memulai penomoran edisi dari nomor 1 lagi.

Bundel ini sangat perlu dan dibutuhkan bagi Anda semua, kaum muslimin. Terkhusus para pelanggan/pembaca setia majalah Asy-Syariah. Hal ini dikarenakan di awal penerbitan majalah tersebut masih dalam jumlah yang terbatas. Sehingga, banyak pembaca yang belum mendapatkannya.

Untuk itulah, bundel Asy-Syariah 1-4 ini hadir ke tengah-tengah kaum muslimin semua. Semoga bermanfaat…

Lanjutkan baca dan dapatkan bundelnya!!!

(lebih…)

Read Full Post »

Bismillah…..

Aku takkan banyak bicara untuk menyambut Anda semua. Ahlan wa sahlan wa marhaban ya thalabatil ilmi. Semoga Allah merahmati kita semua. Semoga Allah menolong kita semua dan juga saudara-saudara kita di Palestina yang tengah Allah uji mereka dengan cobaan berat yang pada hakikatnya adalah kepedihan umat Islam semuanya.

Mari kita doakan kebaikan untuk sauadar-saudara kita di sana. Dan jangan lupakan pula, doakan kehancuran, keburukan, dan laknat Allah atas Yahudi, musuh Allah dan rasul-Nya, serta musuh kaum muslimin seluruhnya. Ingat, bahwa doa adalah senjata kaum muslimin yang dengannya -semoga- Allah memberikan perbaikan dan kebaikan kepada kita semua, kaum muslmin di seluruh dunia. Amiin…

Berikut ini adalah link download Font Arab untuk Anda. Ana niatkan ini sebagai manifestasi dakwah, sebagai sumbangsih kepada dakwah Islam dan kaum muslimin. Tapi, ana berlepas diri dari penyalahgunaan font arab ini, seperti untuk menulis shalawat2 bid’ah, menulis kalimat-kalimat yang menyelishi sunnah, dan lain sebagainya.

Ana harap Anda semua mempergunakannya dalam kebaikan, dan semoga Allah memberikan taufiq-Nya kepada Anda dan kita semua untuk selalu istiqomah di atas ketaatan kepada Allah ta’ala. Amiin…

Selamat Mendownload!

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »