Feeds:
Artikel
Komentar

Posts Tagged ‘islam’

Oleh: Asy Syaikh Abdul Aziz Alu Asy-Syaikh (Mufti Saudi Arabia)

Bahwa pada kisah Nabi Musa Alaihissalaam dengan Fir’aun terdapat banyak pelajaran yang ajaib, yang menjelaskan kepada setiap penyeru ke jalan Allah, bahwa bagaimanapun kejahatan dilancarkan tipu daya dan persekongkolannya dan bagaimanapun berkuasanya kejahatan, seorang muslim tetap mengupayakan dakwah ke jalan Allah dengan penuh keyakinan dan harapan bahwa Allah akan membela agama-Nya dan menampakkan kalimat-Nya. Dan bagaimanapun dahsyatnya kejahatan sesungguhnya yang demikian itu tidak membuat surut seorang muslim dari jalan kebenaran dan berdakwah ke jalan-Nya.

Dan pada kisah ini juga terdapat penghibur bagi seorang mu’min bahwa Allah akan memenangkan agama-Nya dan menampakkan kalimat-Nya dan bahwa pada yang demikian ini benar-benar terdapat peringatan kepada pihak-pihak yang berlarut-larut di dalam kesesatan mereka dan kesewenang-wenangan mereka, hendaknya segera mereka sadar sebelum tidak ada lagi kesempatan. Dan bahwa siapa saja yang berjalan di atas garis Fir’aun yan terlaknat –yang kufur kepada Allah dan membunuhi para wali-Nya-, maka jalannya adalah jalan Fir’aun. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman tentang Fir’aun:

إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلا فِي الأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ

“Sesungguhnya Fir’aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka.Sesungguhnya Fir’aun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan”. (Qs. Al Qashash: 4)

Dan apabila kita memperhatikan peristiwa yang menimpa saudara-saudara kita seagama di Gaza Palestina dan apa-apa yang menimpa mereka dari pembunuhan, pengusiran, tindak kesewenang-wenangan, permusuhan, penindasan dan kebrutalan yang tidak pernah ada di dalam sejarah, ini adalah peristiwa yang menyakitkan, luka-luka yang memilukan,

(lebih…)

Read Full Post »

Bismillah….

Sebagai orang Jawa, saya merasa bangga saat dulu menyebut Allah dengan menggandengkan ladaz jalalah Allah dengan kata ‘Gusti’. Karena bagi orang Jawa, hal itu merupakan bentuk penghormatan dan pemuliaan terhadap yang disebut ‘Gusti’. Kalau untuk menyebut raja atau sultan, itu sih biasa dan memang demikian awalnya fungsi kata tersebut. Tapi, muncul pertanyaan dalam benak saya, sebenarnya, pantaskah kata ‘gusti’ ini dilekatkan atau digandengkan dengan lafadz jalalah Allah?

Lantas, saya pun dulu merasa senang dan bangga saat menyebut nama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dengan diiringi kata ‘Kanjeng’. Tapi, setelah dipikir-pikir dan setelah belajar apa itu sunnah, kok rasanya ada yang aneh dan hal ini mengusik pikiran saya.

Nah, oleh karena itulah, pada tanggal 23 Desember 2008 lalu saya sempatkan untuk bertanya kepada Al-Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain melalui milis An-Nashihah dan alhamdulillah beliau sangat respon terhadap pertanyaan saya ini. Di mana beliau pada hari itu juga menjawab pertanyaan saya tersebut (salut buat milis An-Nashihah), jazahumullahu khairan katsiiraa….

Berikut ini jawaban yang disampaikan oleh ustadz dari pertanyaan saya mengenai penyebutan “Gusti Allah” dan ‘Kanjeng Nabi’.

(lebih…)

Read Full Post »

ayo-ngaji-lagi2Judul: Akhi… Ayo Ngaji Lagi!
Penulis: Faishal bin Su’ud Al Haliby
Penerjemah: Al Ustadz Abu Abdirrahman Abdul Aziz
Ukuran: 10×14 cm (buku saku)
Tebal: 92 halaman
Fisik: HVS 60, cover dov
Harga: Rp 9900

Betapa indahnya keadaan seorang hamba apabila imannya senantiasa terjaga. Namun bagaimana kondisinya bila iman itu terasa melemah?

Ibadah tak lagi nikmat, hati pun terasa gundah. Dulunya rajin shalat, bahkan senantiasa berjama’ah, sekarang malas. Yang dulu rajin mengaji, sekarang malah bersemangat meninggalkan majelis-majelis taklim dan tersibukkan dengan dunia. Yang dulunya sibuk menuntut ilmu, sekarang malah sibuk berkeliaran di pusat-pusat kemewahan.

Inilah futur –kelemahan semangat- yang apabila dibiarkan akan menjadi penyakit kronis yang bisa menjauhkan seseorang dari kebenaran.

Apa saja indikasi futur? Apa saja faktor-faktor yang dapat menjerumuskan seseorang ke dalam jurang futur? Tindakan apa yang semestinya diambil oleh seseorang ketika kelemahan semangat itu datang?

Dapatkan jawabannya dalam buku ini! Kecil dan ringkas, namun semoga dapat menjadi solusi untuk menyelamatkan diri kita dari penyakit futur. Bahkan lebih dari itu, dengan memberikannya kepada ikhwan yang menjauh dari majelis ilmu atau futur, Anda telah membantu mengajak kembali ke jalan sunnah. Akhi, Ayo Ngaji lagi!
sumber : http://www.al-husna.com

Read Full Post »

Image Hosting

Tahukah Anda apa makna kebahagiaan yang hakiki? Apakah fisik yang bagus, materi yang mencukupi, dan perkara duniawi lainnya layak menjadi parameter kebahagiaan hidup kita? Bagaimana cara kita mendapatkan kebahagiaan yang hakiki itu?

Temukan jawabannya pada Kajian Umum Malam Senin dengan tema “Jalan Menuju Kebahagiaan Hidup”

(lebih…)

Read Full Post »

Dulu, dia berada di sampingku
Menghisai relung dadaku, seindah bunga melati
Seharum misk putih yang paling wangi
Dia membuatku tersenyum dan merasa tenang
Bersanding dengannya membuatku serasa terbang
Damainya hati ini kala dulu dia ada
mataku sejuk dan wajahku berseri
Sungguh luar biasa pujaan hatiku itu

(lebih…)

Read Full Post »

Fatwa Alim Besar Kota Madinah,

Syaikh `Ubaid bin Abdillah AI-Jabiry

-semoga Allah menjaga beliau­

Soal:

Syaikh yang mulia, beberapa hari yang lalu telah dijalankan hukuman eksekusi terhadap orang-orang yang melakukan peledakan di kota Bali, Indonesia, enam tahun silam. Telah terjadi fitnah setelahnya terhadap banyak manusia, dimana penguburan jenazah mereka dihadiri oleh sejumlah manusia yang sangat banyak. Mereka juga memastikan pelbagai kabar gembira tentang jenazah yang telah dieksekusi tersebut berupa senyuman di wajah mereka setelah eksekusi, wewangian harum yang tercium dari jenazah mereka, dan selainnya. Mereka mengatakan pula bahwa itu adalah tanda mati syahid, dan perbedaan antara hak dan batil pada hari penguburan jenazah. Apakah ada nasihat bagi kaum muslimin secara umum di negeri kami? wa Jazakumulahu Khairan.

(lebih…)

Read Full Post »

Insya Allah di Bogor akan diadakan ta’lim:

Pemateri : Al-Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
(murid Asy Syaikh Muqbil rahimahullah dan Asy Syaikh Shalih bin Fauzan hafizhahullah)

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »